Di penghujung senja ketika cahaya tersapu mega
Lembayung jingga mengukir langit menghias angkasa
Menggulung hari dengan lembaran-lembaran amalan
Menjemput mimpi yang mungkin terjadi esok hari
Perjalanan kehidupan terhentikan seiring kumandang adzan
Kutimbang bekal diri sampai disini karena maut mungkin menjemput
Mengingat kelam malam datang menjelang membawa bayang hitam
Dan hembusan kematian kadang ditiupkan pada saat mata terpejam
Ketakutan mengantarkan jiwa ke peraduan
Bekalku tak jua cukup untuk meraup KasihMu
Pantaskah jiwa bergelimang dosa meraih Cinta
Pantaskah hamba dunia berhadiahkan Surga
Mengaduh penyesalan, mengeluh kebodohan
Kutukar kekekalan dengan kesemuan kesenangan
Terlenakan godaan dan bujuk rayuan
Kesadaran itu baru datang di gerbang kematian
Di penghujung senja …. sampai menutup mata
Posted at 09:21 am by
Mulyana