Dalam gelap dan sunyinya malam
Lonceng kebaikan mencoba membangunka
Mengingatkan akan indahnya pertemuan
Dan nikmatnya melepaskan kerinduan
Namun diri ini tak juga terjaga
Masih terbuai mimpi yang membelai hati
Terlelap dalam gelap, terpejam dalam malam
Dihembus angin godaan, diselimuti dekapan kemalasan
Malam beranjak pergi menyambut pagi
Waktu berlalu tanpa terisi banyak arti
Meninggalkan diri dengan beribu sesal dihati
Aku melewatkannya lagi…
Tiap hari lonceng itu selalu berbunyi dalam sunyi
Tapi aku hanya berdiam diri seolah tuli
Tiap hari berjuta sesal menusuk hati
Aku termasuk yang merugi …
Posted at 01:43 pm by
Mulyana