Pejuang berlari mengejar dan menggapai
mimpi hati
Pecundang hanya berdiam diri dan berharap
mimpi terjadi
Pejuang tidak mengenal kata kalah dan pantang
menyerah
Pecundang hanya berkeluh kesah dan mudah
pasrah
Pejuang tak henti intropeksi dan perbaiki
diri
Pecundang hanya berpuas dan berbangga diri
Pejuang mengisi hari dengan penuh arti
Pecundang hanya terpaku membiarkan waktu
berlalu
Pejuang menebarkan harum kebaikan ke
penjuru ruang kehidupan
Pecundang hanya membawa dosa bekal
berkelana di dunia
Pejuang selalu dikenang karena mewariskan
kebajikan
Pecundang dilupakan karena meninggalkan
keburukan
Pejuang membentengi hati dari godaan dan
rayuan setan
Pecundang menjerumuskan diri pada jebakan
dan tipuan setan
Pejuang merindukan kematian dan berharap
perjumpaan dengan Tuhan
Pecundang terlenakan kesenangan kehidupan dan
terlupakan keabadian
Pejuang tetap ada meski sudah tiada
Pecundang sudah tiada meski masih ada
Tanyakan pada hati, bisikan pada nurani
Apakah kita pejuang ataukah pecundang ?
Posted at 11:42 am by
Mulyana