Saudaraku
Kita baru meretas jalan-jalan kepedulian ... mari kita sibakkan penghalang, kita singkirkan kerikil godaan agar laju kendaraan kita sampai ke tujuan.
Saudaraku
Kita baru menemukan mata air kesejukan ... Mari kita tuangkan kedalam gelas kehidupan ini untuk menghilangkan dahaga akan kebahagiaan dan kesejahteraan.
Saudaraku
Kita baru menanam benih-benih kecintaan ... mari kita rawat dan pelihara tanaman kebersamaan ini agar menghasilkan buah-buah keberhasilan dan kesuksesan.
Saudaraku
Kita baru merangkai mimpi-mimpi keindahan ... mari kita untai dan susun bersama serpihan cita dan kepingan cinta kita dalam bingkai keikhlasan untuk menghasilkan lukisan keindahan DienNya.
Saudaraku ...
Kaki kita memang baru belajar berdiri belum bisa berlari
Tapi langkahkanlah dengan tenang, karena perjalanan ini masih panjang
Sayap kita memang baru terbentang belum bisa terbang
Tapi kepakkanlah dengan pasti, karena luasnya langit tiada bertepi
Saudaraku ...
Kita baru menuangkan setetes air kebaikan dalam lautan kebajikan
Kita baru menuliskan sebaris kalimat kebaikan dalam berjuta lembar kebajikan
Kita baru melantunkan sebuah nada kebaikan dalam merdunya melodi kebajikan.
Kita baru menanam setangkai bunga kebaikan dalam hamparan eloknya taman kebajikan
Kita baru menyalakan pelita kebaikan dalam terangnya cahayanya kebajikan
Kita baru menaruh satu bintang kebaikan dalam indahnya taburan bintang kebajikan di langit malam
Saudaraku ...
Jangan seperti kilauan cahaya terbenamnya mentari
Terlalu cepat cahaya kebaikannya meredup redam
Jangan seperti istana pasir yang dibangun di pinggiran pantai
Terlalu cepat roboh tersapu gelombang godaan
Saudaraku
Jangan ada kata lelah, tidak ada kata berhenti
Jangan ada kata rehat, tidak ada kata istirahat
Dunia ini untuk berusaha bukan untuk berleha
Akhirat nanti kita petik hasilnya bersama
Saudaraku
Semua orang bergerak, kenapa kita diam
Semua orang berlari, kenapa kita berjalan
Semua orang berpikir, kenapa kita termenung
Semua orang terbangun, kenapa kita tertidur
Semua orang hidup, kenapa kita mati
4 Opseziers ... Anna Uhibukka Fillah
Aku telah menggoreskan tinta emas persaudaraan ini dalam lembaran kehidupanku