|
Dalam gelap dan sunyinya malam Lonceng kebaikan mencoba membangunka Mengingatkan akan indahnya pertemuan Dan nikmatnya melepaskan kerinduan
Namun diri ini tak juga terjaga Masih terbuai mimpi yang membelai hati Terlelap dalam gelap, terpejam dalam malam Dihembus angin godaan, diselimuti dekapan kemalasan
Malam beranjak pergi menyambut pagi Waktu berlalu tanpa terisi banyak arti Meninggalkan diri dengan beribu sesal dihati Aku melewatkannya lagi…
Tiap hari lonceng itu selalu berbunyi dalam sunyi Tapi aku hanya berdiam diri seolah tuli Tiap hari berjuta sesal menusuk hati Aku termasuk yang merugi …
|